Selasa, 18 Juni 2013

puisi biasa

Derita Si Kupu-Kupu Malam

Dingin malam menusuk ulu hati
Tengah malam waktu yang dia nanti
Demi sesuap nasi, dan sehelai pakaian
Demi mempertahankan hidup

Mata-mata jahil memandangi
Seakan ingin segera memangsanya
Seakan ingin segera menerkamnya

Dalam hati kau menolak
Dalam hati kau berontak
Tapi apa daya mu
Untuk menolak semua itu

Kejamnya dunia ini
Memaksamu korbankan kesucianmu
Memaksamu korbankan harga dirimu

Senyum manis yang tersirat diwajahmu
Tak akan bisa menutupi kesedihanmu
Tak akan bisa menutupi ketakutanmu
Akan dosa besar yang telah kau lakukan

Haram...
Mungkin ini memang pekerjaan yang haram
Tapi apa hendak dikata
Hanya ini yang dapat kau lakukan
Demi memenuhi segala kebutuhanmu

Penderitaan yang kau derita sungguh berat
Cemooh orang-orang sekitar
Selalu terdengar mendengung ditelinga

Tolonglah hargai dia
Bagaimana pun dia manusia
Bukanlah binatang menjijikkan 
Yang harus disingkirkan

Jauhi perbuatannya
Jangan jauhi orangnya
Dia butuh kasih sayang
Bukan gunjingan


Tidak ada komentar:

Posting Komentar